Guru Madrasah di Blitar Ikrar Unas Jujur dan Anti Korup

UMMATONLINE.NET – Sekitar seratusan guru madrasah, komite sekolah, dewan pendidikan dan pejabat pengelola pendidikan se Kabupaten Blitar ikrar Ujian Nasional (Unas) jujur dan berprestasi serta pendidikan anti korup.
Ikrar tersebut dilakukan di depan Menteri Pendidikan Nasional M Nuh yang tengah datang untuk meresmikan berdirinya SMP “entrepreneur” Miftahul Huda di Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Minggu (5/2/2012).

Dalam ikrar tersebut, terdapat 3 poin penting. Yaitu penegakan nilai-nilai budaya bangsa, kejujuran serta melaksanakan budaya anti korupsi.

Kepada wartawan, M Nuh menyatakan ingin membangun kesadaran kolektif, dan komitemen bersama tentang pentingnya menegakkan kejujuran sebagai bagian karakter, yang harus dibangun dalam dunia pendidikan.

“Ini tidak boleh berhenti, harus terus dilakukan,” kata mantan rektor ITS ini didampingi Ketua Yayasan Miftahul Huda Arif Afandi.

Oleh karena itu, ujian nasional adalah media yang tepat, untuk membuktikan kejujuran ini. Karena pada ujian itu melibatkan seluruh komponen. Mulai dari murid, guru, kepala sekolah, dinas hingga orang tua.

“Jika ada satu yang tidak jujur, maka semua bisa rusak,” tambah M Nuh.

Lebih jauh, M Nuh menjelaskan hal ini tidak hanya terkait dengan kurikulum anti korupsi, tetapi kaitanya dengan pembudayaan. M Nuh juga mencontohkan, dana BOS harus ditampilkan dipapan terbuka, untuk mengetahui jumlah penerimaan per triwulan dan sebagainya. Jadi ini merupakan budaya untuk membangun anti korupsi ini.

“Makanya jangan sampai saat ujian ada kebohongan-kebohongan yang menjadi cikal bakal budaya korupsi, diantaraya murid tidak lulus dinyatakan lulus,” pungkas M Nuh.(dtc/nm)

Berita terkait:

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>